Read Tidak Ada New York Hari Ini by M. Aan Mansyur Free Online


Ebook Tidak Ada New York Hari Ini by M. Aan Mansyur read! Book Title: Tidak Ada New York Hari Ini
The author of the book: M. Aan Mansyur
Edition: Gramedia Pustaka Utama
Date of issue: April 28th 2016
ISBN: No data
ISBN 13: No data
Language: English
Format files: PDF
The size of the: 692 KB
City - Country: No data
Loaded: 2180 times
Reader ratings: 5.5

Read full description of the books:



CINTA (ATAU SEKEDAR BAYANGANNYA), DI NEW YORK

“Love is a journey through waters and stars.”
─Pablo Neruda


PAGI di Central Park dan, setelah bertahun-tahun lamanya, Rangga masih mengingat Cinta. Ia seperti “mengerti mengapa cinta diciptakan”. Barangkali setiap pagi Rangga mengenang ciuman itu─selain, tentu saja, senyuman dari “perempuan yang tidak membiarkanku merindukan senyuman lain” itu. Barangkali setiap pagi ia mencoba bertanya, entah pada siapa: Apa kabar hari ini?

M Aan Mansyur mengawetkan momen itu dalam sajak, menyimpannya seperti sebuah museum yang berupaya mengekalkan masa lalu. Kumpulan puisi Tidak Ada New York Hari Ini adalah museum perasaan Rangga di New York. M Aan Mansyur adalah Rangga yang, setelah meninggalkan Jakarta dan menjadi “petualang yang hilang”, mengerti jawaban dari pertanyaan tentang kabar itu akan selalu seperti ini: “Lihat, tanda tanya itu,/ jurang antara kebodohan dan keinginanku/ memilikimu sekali lagi.”

Sebab “selepas ciuman perpisahan yang ringkas” itu, yang ada adalah “kesunyian panjang”, “kesedihan hampa”, atau “kesedihan lama”─semua kata-kata yang dipakai M Aan Mansyur dalam sajak-sajaknya itu berarti sama bagi Rangga: ia tidak lagi memiliki hati Cinta, meskipun ia mencintainya. Ada jarak dan batas yang jelas di sana: Cinta bukan kekasihnya.

Masalahnya, bagi Rangga, melupakan Cinta bukan perkara yang sederhana. Masa kini, kehidupan baru di New York, tak pernah benar-benar menjadi masa yang baru. Saya kutip Pukul 4 Pagi, halaman 13:

Kadang-kadang, kau pikir, lebih mudah mencintai semua orang daripada melupakan satu orang. Jika ada seseorang telanjur menyentuh inti jantungmu, mereka yang datang kemudian hanya akan menemukan kemungkinan-kemungkinan.

Sebagaimana terlihat pada penggalan sajak di atas, ingatan terhadap hal-hal yang terjadi di masa lalu antara Rangga dan Cinta merupakan sumber tenaga dalam buku Tidak Ada New York Hari Ini. Dalam kumpulan puisi ini, misalnya, M Aan Mansyur mencoba memahami arti penting ciuman perpisahan dalam Ada Apa dengan Cinta? bagi Rangga. Setidaknya hal itu muncul beberapa kali, seperti dalam sajak Ciuman Perpisahan, Kemiskinan Bahasa, dan Memandang Dunia dari Jendela Kafe. Saat ingatan bercampur dengan carut marut keinginan hati, di saat itulah nostalgia terbentuk. Hal itu pula yang membuat Rangga kadang-kadang mengenang situasinya (di luar soal Cinta) di negeri yang jauh Indonesia, mengingat Jakarta, atau ayahnya, misalnya dalam Tidak Ada New York Hari Ini, Aku Tidak Pernah Betul-betul Pulang, atau Aku Membayangkan Tubuh Kekasih.

Ketika membaca sajak-sajak Aan yang lain, saya membayangkan Rangga sebagai seorang lelaki yang dibentuk oleh rindu yang bergolak. Sajak-sajak yang mengungkapkan kerinduan seperti Pertanyaan tentang Rindu, Di Dekat Jendela Pesawat Terbang, dan Aku Beli The Book of Questions Untukku di Hari Ulang Tahunmu adalah pusat dari dunia Rangga saat ini. Rindu adalah sarapannya sebelum tidur, tema permainannya setiap kali ia menikmati jalanan kota New York. Tak ada Cinta di sana. Tapi, seperti dalam puisi Tidak Ada Matahari Senja Di Sini, Rangga selalu ingin membentuk gambaran tentang Cinta. Ia tak pernah ingin mengambil jarak dan mengalahkan waktu dan rindu. Saya kutip:

Aku ingin menyelusuri jalan-jalan kota New York. Akan kubiarkan semua orang melewatiku. Aku tidak mau ada orang menoleh kepadaku. Aku tidak butuh wajah-wajah asing itu. Anak kecil dalam diriku ingin bermain tebak-tebakan. Punggung dan pinggang siapa paling menyerupai milikmu.

Dengan rindu yang bergolak semacam itu Cinta dalam bayangan Rangga hadir di mana-mana di New York. Rangga adalah seorang sandera yang ia sendiri, dalam sajak Aku Ingin Istirahat, telah meyakini tak akan bisa lepas dari mengingat Cinta. Dan tak ada yang mampu membebaskan para perindu seperti Rangga. Cinta, meski sekedar bayangannya, muncul di jalanan menuju rumah (“Aku tidak mampu membedakan,/ apakah bayanganmu yang datang/ atau tubuhku yang pulang.” dalam Di Jalan Menuju Rumah) atau bahkan di kamarnya yang kosong (“Aku menemukanmu berbaring di kamarku/ yang kosong saat aku pulang dengan kamera/ dan kepala berisi orang-orang murung yang tidak/ kukenal” dalam Akhirnya Kau Hilang).

Tampaknya ada ketegangan antara diri Rangga yang secara fisik telah melepaskan diri dari Jakarta dan separuh dirinya yang lain yang berupaya mempertahankan diri dari apa yang pernah dilaluinya di sana─dari masa lalu yang disapanya berulang kali.

Hidup Rangga, separuhnya adalah ilusi.

Tentu, pada akhirnya kita tahu, keinginan memiliki Cinta sekali lagi bukanlah suatu kebodohan. Di suatu pagi di Indonesia, Rangga kembali mendapat ciuman yang dirindukannya sejak lama. Aan tahu itu: Di puisiku hanya akan kau temukan tubuhmu jatuh ke lengan seseorang. Dia menciummu hingga kau lupa kau pernah merasa ditinggalkan.



Download Tidak Ada New York Hari Ini PDF Tidak Ada New York Hari Ini PDF
Download Tidak Ada New York Hari Ini ERUB Tidak Ada New York Hari Ini PDF
Download Tidak Ada New York Hari Ini DOC Tidak Ada New York Hari Ini PDF
Download Tidak Ada New York Hari Ini TXT Tidak Ada New York Hari Ini PDF



Read information about the author

Ebook Tidak Ada New York Hari Ini read Online! Hujan Rintih-rintih (2005) | Perempuan, Rumah Kenangan (2007) | Aku Hendak Pindah Rumah (2008) | Cinta yang Marah (2009) | Tokoh-tokoh yang Melawan Kita Dalam Satu Cerita (2012) | Sudahkah Kau Memeluk Dirimu Hari Ini? (2012) | Kukila (2012) | Kepalaku: Kantor Paling Sibuk di Dunia (2014) | Melihat Api Bekerja (2015)


Reviews of the Tidak Ada New York Hari Ini


CAMERON

Do you need a book to diversify your evening? Maybe you found her.

CONNOR

A book that leaves a whole bunch of emotions after reading

ELLIOT

Just a terrific book.

ANNABELLE

This needs to be read to each




Add a comment




Download EBOOK Tidak Ada New York Hari Ini by M. Aan Mansyur Online free

PDF: tidak-ada-new-york-hari-ini.pdf Tidak Ada New York Hari Ini PDF
ERUB: tidak-ada-new-york-hari-ini.epub Tidak Ada New York Hari Ini ERUB
DOC: tidak-ada-new-york-hari-ini.doc Tidak Ada New York Hari Ini DOC
TXT: tidak-ada-new-york-hari-ini.txt Tidak Ada New York Hari Ini TXT